Lompat ke konten

Nusantara Dalam Nafas

oleh Panthera onca (Natalia Desi Tri Astuti)
Pagi terbit dari timur yang setia, laut membuka mata dengan cahaya pertama. Angin menyisir pulau demi pulau, membawa kabar tentang hidup yang sederhana. Hutan berdiri seperti ibu yang sabar, menyimpan rahasia hujan dan akar doa. Daun gugur mengajari kami merelakan, tanpa kehilangan makna menjadi ada. Gunung mengunci sunyi di dadanya, asapnya naik perlahan bahasa syukur dari bumi. Sawah hijau menulis waktu dengan air, menumbuhkan harapan di telapak negeri. Wahai tanah yang kami pijak hari ini, kami belajar bernapas dari kesetiaanmu. Jika suatu saat kau terluka oleh tangan kami, semoga kata ini menjadi janji untuk menjagamu.

Punya Puisi untuk Dunia?

🌱 Setiap bait adalah benih, biarkan ia tumbuh di Daily Papers.

Kirim Puisimu