Dia Tahu
oleh Amanda Nur A P
kadang perlu kupandang
setitik pucat pasi
di kubus tahu putih
menebas ragu
yang diam-diam
menyusup
katanya, dia ingin
menjadi
sesempurna baki
pada lain kesempatan
dia melonglong lagi
kehendaknya beralih
mengurut angka
“satu dan nol itu proporsional”,
teriaknya di meja kuda.
sumpah serapah dilontarkan
padanya, banyak yang
bilang dia terlalu banyak mau
padahal seharusnya
banyak tahu
Dia tahu tentang,
sistem yang mengendalikan
Dia tahu tentang,
agenda besar penguasa
Dia tahu tentang,
api tersembunyi
berniat menyulut
seluruh d u n i a.
(2026)