Lompat ke konten
Sumber gambar: dokpri

Retak Yang Tak Pernah Kami Ceritakan

Karya : Zaky Alfiatur Rohmah
Kadang aku merasa, jadi anak muda itu aneh. Kita disuruh kuat, disuruh tahan banting, padahal diam-diam kita rapuh juga Orang dewasa bilang, “masa muda itu menyenangkan.” Tapi kenapa rasanya seperti lomba yang tak pernah kita pilih? Kita dikejar waktu, ditarik harapan, dipaksa berlari meski napas belum siap. Di sosial media, semua orang terlihat berhasil. Di dunia nyata, kita menahan cemas, menyembunyikan takut, menjawab “baik” padahal hati kita penuh retakan kecil yang tidak pernah sempat diperbaiki. Kita ditanya, “Mau jadi apa nanti?” Seolah hidup ini cuma satu jawaban. Padahal yang kita inginkan sederhana saja: hidup tanpa dihitung, tanpa dibandingkan, tanpa merasa salah hanya karena tidak sama seperti orang lain. Tapi kita tetap jalan. Kadang pelan, kadang sambil gemetaran, kadang sambil pura-pura kuat. Namun kita bergerak juga karena entah bagaimana, selalu ada ruang kecil di dalam diri yang menolak menyerah. Generasi ini bukan gagal. Bukan hilang arah. Kita hanya sedang mencari tempat di dunia yang terlalu cepat berubah. Dan meski kita sering lelah, kita tetap mencoba hidup dengan cara terbaik yang kita tahu. Itu saja sudah cukup berani.