puisi
Hening yang Menyebut Namamu oleh Daily Papers Di antara jeda detik yang tak bersuara, aku menyimpan namamu dalam diam. Ia tumbuh seperti doa yang tak selesai, mengendap di dada, tak pernah benar-benar pergi. Malam bertanya…
Hening yang Menyebut Namamu oleh Daily Papers Di antara jeda detik yang tak bersuara, aku menyimpan namamu dalam diam. Ia tumbuh seperti doa yang tak selesai, mengendap di dada, tak pernah benar-benar pergi. Malam bertanya…
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!