Lompat ke konten

Tempat Pelipur Lara

Tempat Pelipur Lara oleh Gina R Aulia Ayat-ayat keindahan yang terucap berdendang, Tawa dan cerita mengalun bagai nyanyian sebelum tidur. Suatu karya indah Tuhan di selasar yang fana ini, Menjadikanmu tempat pelipur duka dan lara.… 

Arunika Nusantara

Arunika Nusantara oleh Stevania Jean Basko Hacery Mentari merekah di puncak Merapi, Embun menari di atas daun jati, Rimba bersenandung dalam sunyi sepi, Angin berkabar dari tepi mentari. Biru laut menampung langit yang jatuh, Terumbu… 

Sebelum Alam Kehilangan Nafas

Sebelum Alam Kehilangan Nafas oleh Kinanthi Ramadhani Adinda Negeriku bernapas dari gunung yang menjulang tegak, Hutan berdiri setia menahan laju banjir, Laut membentang, kaya oleh ribuan pulau, Danau dan sungai mengalirkan kejernihan. Di sanalah kenikmatan… 

Inilah Indonesia

Inilah Indonesia oleh Irmanika Kumalasari Inilah Indonesiaku Tanah airku, Pesonanya yang syahdu, Tak lekang oleh waktu. Punya Puisi untuk Dunia? 🌱 Setiap bait adalah benih, biarkan ia tumbuh di Daily Papers. Kirim Puisimu

Alam Indonesia

Alam Indonesia oleh Aldo Pagi datang bersama matahari yang muncul dari balik bukit. Cahayanya jatuh ke sawah, membuat air berkilau dan padi terlihat hijau. Gunung berdiri karena tanah yang kuat, hutan tumbuh karena hujan yang… 

Nusantara Hijau Abadi

Nusantara Hijau Abadi oleh Nisfi Lailatun Nikmah Di ufuk Sumatra hijau menari, Gunung agung menjulang gagah, Sawah emas bergoyang riang, Bisik angin cerita rahasia. Bali laut biru peluk pantai, Karang warna-warni bernyanyi, Pura suci berteduh… 

Nusantara Dalam Nafas

Nusantara Dalam Nafas oleh Panthera onca (Natalia Desi Tri Astuti) Pagi terbit dari timur yang setia, laut membuka mata dengan cahaya pertama. Angin menyisir pulau demi pulau, membawa kabar tentang hidup yang sederhana. Hutan berdiri… 

Napas Zamrud di Garis Khatulistiwa

Napas Zamrud di Garis Khatulistiwa oleh Lindianti Di balik tirai khatulistiwa, untaian zamrud memeluk buana dengan erat, Menyimpan hikayat purba dalam senyap rimbun belantara yang tak sempat tereja. Di sana, embun pagi mencumbu pucuk meranti,…